Perkawinan Menurut Para Pakar

Akhamad Fauzi

Agustus 12, 2026

Perkawinan menurut para pakar merupakan konsep yang menjelaskan makna pernikahan dari sudut pandang hukum, agama, sosiologi, hingga psikologi. Memahami berbagai pendapat ahli membantu calon pasangan mengetahui bahwa perkawinan bukan sekadar hubungan legal, melainkan ikatan yang dibangun atas komitmen, tanggung jawab, serta tujuan membentuk keluarga yang harmonis. Artikel ini merangkum pengertian perkawinan menurut para pakar secara lengkap, mudah dipahami, dan relevan dengan ketentuan hukum di Indonesia.

Perkawinan Menurut Para Pakar

Setiap pakar memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai perkawinan. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh disiplin ilmu yang menjadi dasar analisisnya. Berikut beberapa pendapat yang paling sering dijadikan referensi.

Pakar Pengertian Perkawinan
Prof. Subekti Perkawinan merupakan hubungan hukum antara seorang pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang berlangsung dalam waktu yang panjang.
Prof. Soetojo Prawirohamidjojo Perkawinan adalah persekutuan hidup antara laki-laki dan perempuan yang diakui negara berdasarkan peraturan hukum yang berlaku.
Prof. Hazairin Perkawinan merupakan ikatan yang bertujuan membangun keluarga berdasarkan nilai agama dan adat yang berlaku dalam masyarakat.
Dr. Soerjono Soekanto Perkawinan dipandang sebagai lembaga sosial yang mengatur hubungan antara laki-laki dan perempuan demi terciptanya ketertiban masyarakat.

Pengertian Perkawinan Menurut Undang-Undang

Di Indonesia, definisi perkawinan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Definisi tersebut menegaskan bahwa perkawinan memiliki dimensi hukum, agama, moral, dan sosial sehingga setiap prosesnya harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.

Tujuan Perkawinan Menurut Para Ahli

  • Membangun keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.
  • Menciptakan hubungan yang sah menurut hukum dan agama.
  • Memberikan perlindungan hukum kepada suami, istri, dan anak.
  • Mewujudkan kerja sama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial, dan emosional.
  • Menjaga ketertiban masyarakat melalui lembaga keluarga.

Mengapa Memahami Pendapat Para Pakar Itu Penting?

Pendapat para pakar memberikan pemahaman yang lebih luas dibanding hanya melihat definisi hukum semata. Dengan mengetahui berbagai perspektif, seseorang dapat memahami hak, kewajiban, tanggung jawab, hingga nilai sosial yang melekat dalam sebuah perkawinan.

Tips: Jika perkawinan melibatkan pasangan Warga Negara Asing (WNA), biasanya diperlukan legalisasi maupun Apostille terhadap dokumen tertentu agar dapat diakui di negara tujuan. Pastikan seluruh dokumen dipersiapkan sejak awal untuk menghindari penundaan proses administrasi.

Dokumen yang Umumnya Dibutuhkan dalam Perkawinan Internasional

  • Akta Kelahiran.
  • Surat Keterangan Belum Menikah.
  • Surat Keterangan Menikah (apabila diperlukan).
  • Paspor.
  • KTP dan Kartu Keluarga.
  • Dokumen yang telah diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah.
  • Legalisasi atau Apostille sesuai negara tujuan.

Jasa Pengurusan Dokumen Perkawinan oleh Jangkar Groups

Mengurus dokumen perkawinan, khususnya perkawinan campuran atau perkawinan di luar negeri, sering kali membutuhkan proses administrasi yang cukup panjang. Jangkar Groups membantu Anda mulai dari konsultasi, penerjemahan dokumen, legalisasi, Apostille, hingga pendampingan administrasi agar proses berjalan lebih cepat dan efisien.

  • ✅ Konsultasi dokumen perkawinan.
  • ✅ Jasa penerjemah tersumpah.
  • ✅ Apostille Kemenkumham.
  • ✅ Legalisasi Kedutaan.
  • ✅ Pendampingan administrasi perkawinan internasional.

FAQ Seputar Perkawinan Menurut Para Pakar

Apa yang dimaksud dengan perkawinan menurut para pakar?

Perkawinan adalah ikatan antara pria dan wanita yang dipandang dari aspek hukum, agama, sosial, dan psikologis sesuai dengan sudut pandang masing-masing ahli.

Apakah pengertian para ahli berbeda dengan Undang-Undang?

Ya. Pendapat ahli memberikan perspektif akademis, sedangkan Undang-Undang memberikan definisi yang memiliki kekuatan hukum.

Mengapa memahami definisi perkawinan penting?

Agar calon pasangan memahami hak, kewajiban, serta konsekuensi hukum dalam membangun rumah tangga.

Apakah perkawinan campuran membutuhkan legalisasi dokumen?

Pada banyak negara, ya. Dokumen tertentu memerlukan Apostille atau legalisasi sebelum digunakan di luar negeri.

Bisakah Jangkar Groups membantu pengurusan dokumen perkawinan?

Bisa. Jangkar Groups melayani konsultasi, Apostille, legalisasi kedutaan, penerjemahan tersumpah, hingga pendampingan dokumen perkawinan internasional.

Berapa lama proses legalisasi dokumen perkawinan?

Durasi bergantung pada jenis dokumen, negara tujuan, dan instansi yang memproses. Konsultasi terlebih dahulu agar estimasi waktu lebih akurat.

Apakah dokumen yang diterjemahkan harus menggunakan penerjemah tersumpah?

Untuk banyak keperluan resmi internasional, dokumen wajib diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah agar dapat diterima oleh instansi terkait.

Konsultasi Sekarang
Chat Whatsapp